![]() |
| Add caption |
Suatu sore ketika hujan turun dengan lebatnya, tiga orang sahabat memutuskan untuk tidak berangkat ke kampus dan memilih bersantai dengan hidangan kopi hangat sambil berdiskusi. Ketiganya bernama Indra, akal dan jiwa.
Jiwa : Tidakkah kalian prihatin melihatku resah, bisakah kalian membantuku menjelaskan kebenaran pada manusia yang sedang bingung?
Indra : Tentu saya bisa.
Akal : Kenapa kau begitu yakin, Indra?
Indra : Jika manusia ingin mengetahui sesuatu, tentu mereka menggunakan alat pengindraannya, seperti melihat dan mendengar.
Akal : Agh, segala hal mesti diuji kebenarannya olehku karena aku adalah keistimewaan dimiliki oleh manusia, akulah yang membedakan manusia dengan binatang. Berarti akulah yang bisa membuktikan kebenaran pada manusia.
Indra : Kenapa kamu meragukan saya, kalian mesti tahu bahwa manusia selalu menggunakanku dalam menangkap realitas disekitarnya.
Akal : Tapi kita tidak bisa begitu saja yakin padamu indra, kamu tidak bisa memberikan jaminan dalam menentukan kebenaran.
Jiwa : iya, penjelasan akal cukup masuk akal, heheheh
Indra : Jangan percaya begitu saja pada akal, kamu harus mengujiku dulu.
Akal : Perlu kamu ketahui keyakinan itu tidak timbul dari indra, contohnya penglihatan yang sangat kau banggakan itu, seringkali menipu manusia.
Indra : Huft, kamu iri padaku kan akal? karena kamu jarang digunakan manusia.
Jiwa : Jangan bertengkar, apa maksudmu penglihatan sering menipu manusia, akal?
Akal : Indra penglihatan bisa melihat bintang-bintang di langit. Ia melihatnya sebagai sesuatu yang kecil seukuran uang logam, namun bukti-bukti secara astronomis menunjukkan bahwa ia berukuran besar bahkan melebihi ukuran bumi yang kita huni sekarang ini.
Jiwa : Kalau begitu, pupus sudah harapanku pada indra untuk dijadikan hakim dalam memutuskan kebenaran pada manusia.
Indra : Jangan senang dulu, saya akan memberikan argument balasan.
Akal : heheheheheh…
Cerita bersambung…
Penulis : IMMawan Muhammad Ramdhan

hhehehhe,,,
BalasHapusbagian yg ini lucu,,
"Jiwa : iya, penjelasan akal cukup masuk akal, heheheh" na memang akalnya yg berargumen... kwkwkwkw
sambungannya,kapan terbt??
ntar ada serangan balik dari indra...
BalasHapus